PENGUMUMAN KEHENDAK NIKAH TANGGAL 12 APRIL 2011

Posted by kua kragan in Apr 12, 2011, under Kehendak Nikah, Pelayanan, Pernikahan dan Keluarga

TANGGAL NIKAH SUAMI ISTRI WILAYAH
NAMA NAMA KELURAHAN
5/1/2011 11:01 AM H. SUBCHAN, SAP NOVITA RACHMAWATI, SE PANDANGANWETAN
4/26/2011 9:56 AM LUTFI HANSYAH ARIYATI BALONGMULYO
4/20/2011 10:12 AM AHMAD RIDWAN ENDANG SETIYANIK PANDANGANWETAN
5/1/2011 10:40 AM AHMAD ABDUL JAELANI SITI KHOTIMAH PANDANGANWETAN
4/8/2011 6:51 PM SARIYANI YATIK PANDANGANKULON
4/8/2011 5:55 PM HADI WARDOYO NOVITA INDRIANA DEWI BALONGMULYO
11/25/2010 2:19 AM ASEP SYAIFUDDIN L.SURIYATI MENTEMAS SUDAN
1/10/2011 11:14 AM CHOIRUL ABESOR LISTIYANI PANDANGANWETAN
11/26/2010 2:09 AM THOIFUR SRI YULAIKAH KENDALAGUNG
9/18/2010 4:00 PM SAIFUL SARI MURWANTI KEBLORAN
4/21/2011 10:19 AM NURUL HUDA DIANA TANJUNGSARI
5/25/2011 10:48 AM MOCH. ANDRIANSYAH SUJIRAH TERJAN
4/18/2011 9:29 AM MOCH. SUDIRMAN ANIZZA NURAINI TEGALMULYO
4/16/2011 10:19 AM MANGSUR SITI YULIANTI KARANGANYAR
4/17/2011 9:37 AM KUSNANTO RIZA UMAMI PANDANGANKULON
4/5/2011 9:19 AM BUDIYONO MURYANI BALONGMULYO
4/13/2011 10:55 AM AGUS SUKAMTO DEVI KUSUMA WARDANI TERJAN
4/8/2011 10:38 AM HARSONO EMI LESTARI PLAWANGAN
4/3/2011 8:30 PM DARSAN DANIPAH WATUPECAH
4/8/2011 6:01 PM ABDUL AMAN AFIDATUN NIKMAH KRAGAN
4/13/2011 10:48 AM SELAMET RUSMIYAT PANDANGANWETAN

**versi pdf >>Pengumuman kehendak nikah 12042011

Comments Off more...

DATA MAQBAROH / TEMPAT PEMAKAMAN

Posted by kua kragan in Apr 04, 2011, under Hisab Rukyat, Pelayanan

DATA MAQBAROH / TEMPAT PEMAKAMAN
SE – KECAMATAN KRAGAN
TAHUN 2010

NO
NAMA DESA
JUMLAH TANAH WAKAF PLANGISASI ARAH KIBLAT KET.
1. TANJUNGSARI 2 2 2 -
2 SENDANGMULYO 5 3 3 -
3. SENDANGWARU 6 4 6 -
4. NGASINAN 2 - 2 -
5. KENDAL AGUNG 2 - 2 -
6. MOJOKERTO 2 2 2 -
7. TANJUNGAN 1 - 1 -
8. KEBLORAN 2 - 2 -
9. KARANGANYAR 1 - 1 -
10. KARANGLINCAK 1 1 1 -
11. KARANGHARJO 2 - 2 -
12. KRAGAN 4 2 4 -
13. TEGALMULYO 2 - 2 -
14. BALONGMULYO 2 - 2 -
15. NARUKAN 2 1 2 -
16. SENDANG 4 4 4 -
17. TERJAN 2 - 2 -
18. SUDAN 1 - 1 -
19. WATUPECAH 1 - 1 -
20. WORO 5 4 5 -
21. SUMURPULE 4 4 4 -
22. PLAWANGAN 2 - 2 -
23. SUMBERGAYAM 2 - 2 -
24. PANDANGAN WETAN 2 - 2 -
25. PANDANGAN KULON 2 - 2 -
26. SUMURTAWANG 7 7 7 -
27. SUMBERSARI 3 3 3 -
JUMLAH 71 37 71

DATA MAQBAROH KRAGAN 2010

Comments Off more...

STRUKTUR PENGURUS PIMPINAN CABANG

Posted by kua kragan in Apr 04, 2011, under Kemasjidan, Pelayanan

STRUKTUR PENGURUS PIMPINAN CABANG
DEWAN MASJID INDONESIA KEC. KRAGAN KAB. REMBANG
PERIODE 2010 – 2013

A. PEMBINA
1. Camat Kragan : Drs H Agus Ibronsik
2. Kepala KUA Kecamatan Kragan : Drs H.Zuhri

B. MAJELIS MUSYTASYAR
Ketua : K. Nasiruddin
Wakil ketua : KH. Faqih Mudawwam
Anggota : K. Junaidi

C. PIMPINAN HARIAN DMI KECAMATAN KRAGAN
Ketua : K. Maimun Zubair
Wakil ketua : KH. Mahfudz
Wakil ketua : K. Abd Aziz

Sekretaris : H.Hafidlin
Wakil sekretaris : KH. Ektono

Bendahara : K. Abdur Rohim
Wakil bendahara : KH. Abdulloh Sudirman

D. SEKSI-SEKSI
1. Seksi Pendidikan dan Dakwah
Ketua : KH. Ahmad Munadi
Anggota : KH. Rosyidin
Anggota : KH. Asrori

2. Seksi Pemberdayaan Ekonomi Jamaah Masjid
Ketua : KH. Ahmad. Syukri
Anggota : H. Munasir
Anggota : Nasucha

3. Seksi Kesehastan dan Lingkungan Masjid
Ketua : K. Ahmad Ahsan
Anggota : Sutrisno
Anggota : Suyono

4. Seksi Anggota dan Remaja Masjid
Ketua : Sa’dun Da im
Anggota : Syamsuri
Anggota : Nuraeni

5. Seksi Pemberdayaan Potensi Muslimah
Ketua : Siti Fathonah Daerobi
Anggota : Aniqotul Athiyyah
Anggota : Nur Laila

6. Seksi Penerangan dan Perpustakaan Masjid
Ketua : Drs. Moch. Chozin
Anggota : Moch. Munir
Anggota : Irfan Budiono

Leave a Comment more...

Badan Hisab Rukyat (BHR)

Posted by kua kragan in Apr 04, 2011, under Hisab Rukyat, Kemasjidan, P2A, Pelayanan

Badan Hisab Rukyat (BHR)

1. Optimalisasi Kinerja Tim Pengukuran arah kiblat tingkat Kecamatan Kragan
2. Melakukan pengukuran arah kiblat dan memasang plang tanda arah kiblat di semua maqam/kuburan di wilayah Kecamatan Kragan
3. Melakukan pengukuran arah kiblat di semua tempat ibadah Islam di wilayah Kecamatan Kragan
4. Pembagian Jadwal waktu shalat dan imsakiyah untuk seluruh tempat ibadah islam di wilayah kec. Kragan
5. Melakukan sosialisasi tentang penyeragaman waktu sholat dan jadwal imsakiyah pada tempat ibadah Islam di wilayah Kecamatan Kragan.
6. Melakukan pelayanan pengukuran arah kiblat pada rumah masyarakat dan tempat ibadah.

Produk Halal

1. Mengadakan inventarisasi produk halal.
2. Melakukan sosialisasi pencantuman label halal kepada produsen
3. Memberikan sosialisasi pentingnya penggunaan dan konsumsi label halal kepada masyarakat dalam mengkonsumsi produk
4. Pelatihan penyembelihan hewan halal
5. Pengusulan sertifikasi produk halal

2 Comments more...

Ibadah Haji

Posted by kua kragan in Apr 04, 2011, under Haji, Pelayanan

Kegaiatan ibadah haji adalah ibadah yang tidak hanya selesai setelah melakukan haji dan umroh di haramain saja akan tetapi juga membutuhkan tindaklanjut dari para hujjah untuk selalu memelihara ke-mabrur-an haji. Sehingga para hujjah dituntut untuk lebih peka terhadap masalah sosial yang ada dilingkungannya sendiri-sendiri secara khusus dan lingkungan masyarakat yang lebih besar pada umumnya. Demikian juga masyarakat dan instansi pemerintah yang berkompeten juga diharapkan mampu memberdayakan mereka.
Dalam hal ini KUA Kragan mulai merintis untuk mendata para hujjah yang tersebar di Kragan. Langkah yang dilakukan KUA antara lain:
1. Bekerjasama dengan IPHI Kec. Kragan, KUA melaksanakan bimbingan manasik haji kepada para calon jamaah haji yang akan berangkat ke tanah suci.
2. Berusaha memberikan informasi terhadap masyarakat tentang seluk-beluk per-haji-an.
3. Melakukan pendataan terhadap para jamaah haji yang telah melaksanakan ibadah haji
4. Melakukan koordinasi dengan IPHI dan Kecamatan Kragan untuk melaksanakan kegiatan pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji.
5. Turut aktif ikut serta dalam pengajian yang diselenggarakan oleh IPHI kragan.

Kegiatan Ibadah dan Sosial Lainnya
KUA Kragan senantiasa secara aktif selalu mendorong kesadaran masyarakat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan ibadah mereka dan kegiatan sosial kemasyarakatan demi kemajuan pembangunan masyarakat. Misalnya saja pada kegiatan pelaksanaan ibadah qurban, pengajian umum dan majelis ta’lim, peringatan hari besar keagamaan dan lain sebagainya.

Leave a Comment more...

Zakat Infaq Shadaqah

Posted by kua kragan in Apr 04, 2011, under P2A, Pelayanan

Zakat merupakan ibadah maliyah yang di syariatkan Allah agar harta tidak hanya dinikmati oleh para aghniya’ saja akan tetapi juga bermanfaat bagi kaum dhuafa’ dalam rangka meningkatkan kualitas hidupnya. Di Indonesia dalam hal pelaksanaan ibadah ini diatur oleh UU No. 38 tahun 1999. Lahirnya UU ini dimaksudkan agar umat Islam semakin sadar akan kewajibannya dan pelaksanaannya dapat sesuai dengan yang diharapkan.
Dalam rangka peningkatan penanganan zakat infaq dan shadaqah di Kec. Kragan, KUA mengambil langkah sebagai berikut:
1. Bekerjasama dengan Muspika, Kepala Desa dan Pembantu PPN dalam mensosialisasikan undang-undang Nomor 38 tahun 1999 kepada masyarakat muslim di Kec. Kragan serta berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengeluarkan ZIS yang tidak hanya terpaku pada zakat fitrah saja akan tetapi juga berkembang ke zakat maal dan bentuk zakat lainnya.
2. Menghimbau kepada para aghniya’ melalui para ustadz, kyai agar melaksanakan kewajibannya mengeluarkan zakat, infaq dan shadaqah melalui pengajian, majelis ta’lim maupun mimbar jum’at.
3. Memohon kepada camat Kragan agar mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk mengeluarkan infaq di bulan ramadhan.
4. Membentuk dan mengaktifkan Badan Amil Zakat periode 2007-2010 sebagai lembaga semi resmi.
5. Meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam mengelola dan mendistribusikan zakat mulai dari pengumpulan sampai dengan pendayagunaan dan pengawasan pelaksanaan zakat yang tepat sasaran.
6. Memantau dan mengevaluasi perolehan zakat, infaq dan shadaqah
7. Mengembangkan pentasarufan ZIS untuk pengembangan ekonomi dalam rangka pengentasan kemiskinan.
8. Pendataan fakir dan miskin di wilayah Kec. Kragan dan Melaporkan data mustahiq dan muzakki.

Perwakafan
Perwakafan tanah milik merupakan salah satu asset umat Islam yang keberadaannya sangat mendukung berbagai kegiatan keagamaan, karena semua kegiatan tersebut membutuhkan tempat resmi yang tidak terganggu keberadaan statusnya. Dalam pelaksanaan ikrar wakaf, pihak-pihak yang berkaitan dengan ikrar wakaf seperti wakif, 2 orang saksi, nadzir (ketua, sekretaris, bendahara, 2 orang anggota) diminta menghadap kepada kepala KUA secara langsung selaku PPAIW di KUA. Adapun jika memungkinkan pelaksanaan ikrar wakaf bertempat di tempat ibadah atau tempat pendidikan sebagai obyek wakaf dengan dihadiri dan disaksikan oleh masyarakat setempat sehingga mereka bisa turut menyaksikan ikrar wakaf tersebut karena suatu saat kelak masyarakatlah yang akan menjadi saksi kuat bahwa benar telah terjadi ikrar wakaf dari wakif kepada nadzir dihadapan PPAIW.
Model ikrar wakaf seperti tersebut diatas disosialisasikan dan dibudayakan kepada masyarakat agar mereka termotivasi untuk berwakaf dan sekaligus sebagai upaya untuk syiar Islam. Selain tradisi ini juga bertujuan untuk memberikan kesadaran hukum kepada masyarakat, bahwa tanah yang telah diwakafkan hendaknya dilegalisasi dihadapan PPAIW dan untuk selanjutnya diproses sertifikat wakafnya agar kemudian hari tidak timbul masalah yan bisa mengakibatkan pencabutan wakaf karena tidak da bukti otentik secara sah menurut hukum dan undang-undang bahwa tanah tersebut telah diwakafkan.
Upaya sosialisasi wakaf tersebut kami laksanakan dengan cara berkoordinasi dengan kepala desa se-Kecamatan Kragan dan menugaskan kepada pembantu PPN untuk membantu pelayanan perwakafan.
Yang dimaksud perwakafan disini adalah perwakafan tanah milik, karena yang terjadi di Kecamatan Kragan hanyalah perwakafan model ini. Tanah wakaf ini harus dijaga kelestariannya karena merupakan asset yang dimiliki oleh umat Islam yang dapat dijadikan sebagai tempat mendirikan bangunan yang akan digunakan sebagai media ibadah dan dakwah. Kuantitas dan kesadaran masyarakat Kragan untuk mau ber-wakaf (mewakafkan tanah milik pribadi mereka) maupun untuk menjamin kepastian hukum tanah wakaf yang ada di masyarakat semakin tahun semakin meningkat.
Namun kampanye dan sosialisasi tentang kesadaran berwakaf dan untuk memperjelas status tanah wakaf tersebut juga selalu dilaksanakan karena masih banyak asset tanah wakaf yang belum diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk mengurus ikrar wakaf maupun pensertifikatan tanah wakaf guna menjamin kepastian hukum, jaminan keamanan dan eksistensi obyek wakaf .
Untuk kelestarian dan kepastian hukum masalah tanah wakaf ini KUA Kec. Kragan menempuh langkah sebagai berikut:
1. Penataan administrasi tanah wakaf mulai dari ikrar wakaf, akta ikrar wakaf, pengesahan nadzir dan membuat direktori wakaf.
2. Mengadakan sosialisasi perundang-undangan yang mengatur masalah wakaf kepada masyarakat dengan tujuan agar perwakafan tidak hanya dilakukan secara lesan yang berakibat kurang jelasnya kepastian hukum atas tanah tersebut namun juga ikrar wakaf dilakukan secara tertulis dihadapan PPAIW dengan bukti akta ikrar wakaf yang kemudian dilanjutkan dengan pensertifikatan tanah wakaf.
3. Membantu pengurusan sertifikat tanah wakaf di BPN bersama dengan Gara ZAWA Kandepag Kab. Rembang.
4. Memantau pemanfaatan tanah wakaf apakah sesuai dengan tujuan wakaf atau tidak.
Demi keselamatan harta wakaf di wilayah Kecamatan Kragan Kantor Urusan Agama Kecamatan Kragan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Mengadakan penyuluhan tentang pentingnya pengamanan harta wakaf melalui sertifikasi tanah wakaf setiap ada konferensi Kepala Desa.
2. Melayani dan mempermudah bagi warga yang berniat untuk sertifikasi tanah wakaf (program jemput bola).

Leave a Comment more...

Kemasjidan

Posted by kua kragan in Apr 04, 2011, under Kemasjidan, Pelayanan

Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat shalat berjamaah saja akan tetapi juga dapat dijadikan tempat pembinaan keagamaan bagi kaum muslimin dan kegiatan lain yang bersifat keagamaan serta pengembangan kualitas hidup umat islam. Pengisian masjid dengan berbagi kegiatan keagamaan adalah dalam upaya memakmurkan masjid, syiar Islam dan dakwah islamiyah sehingga kaum muslimin dapat beribadah dan bermasyarakat dengan benar dalam suasana pergaulan yang berlandaskan akhlaqul karimah. Hal ini semua akan dapat terjadi ketika manajemen masjid dikelola secara bagus. Hal lain yang tak kalah penting adalah status hukum atas tanah masjid dan tempat ibadah lain yang jelas sehingga tidak diganggu dan digugat pihak tertentu, dipegang oleh pengurus yang orang-orangnya mempunyai semangat berjuang tanpa pamrih dan ahli dalam menyusun program kerja. Melihat hal-hal tersebut diatas, maka KUA Kec. Kragan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Sertifikasi Arah kiblat pada tempat ibadah islam yaitu masjid, musholla, langgar dan verifikasi kiblat makam tiap desa se-kec. Kragan.
2. Berupaya menertibkan organisasi dan administrasi kemasjidan dengan memberi bimbingan serta pembinaan kepada para pengurus masjid, langgar dan musholla.
3. Menghimbau kepada pengurus masjid agar membuat program dakwah, sosial dan pendidikan sehingga masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat shalat berjamaah saja. Disamping itu juga melakukan pembinaan dan pengembangan organisasi kemasjidan.
4. Mengupayakan setiap tanah yang didirikan masjid, langgar atau musholla berstatus tanah bersertifikat wakaf.
5. Mengupayakan masjid mampu membentuk kader penerus yang menggantikan generasi tua sehingga kemakmuran masjid dapat terjaga
6. Mempersiapkan salah satu masjid untuk mengikuti lomba kemasjidan
7. Membantu mengurus kelancaran permohonan bantuan pembangunan rehabilitasi masjid, langgar dan musholla

Leave a Comment more...

Bimbingan Perkawinan

Posted by kua kragan in Apr 04, 2011, under Pelayanan, Pernikahan dan Keluarga

Keluarga yang bahagia dan kekal sebagaimana disebut dalam Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 atau sering disebut keluarga sakinah mawaddah wa rahmah sebagaimana dinyatakan dalam KHI merupakan dambaan dari setiap pasangan suami istri sehingga setiap akan berusaha untuk mencapai hal tersebut. Namun untuk mencapainya tidak mudah Karena dibutuhkan pemahaman akan posisi, fungsi dan kewajiban masing-masing pihak. Kadang dalam sebuah keluarga terjadi konflik berkepanjangan tanpa mengetahui solusinya.
Setiap catin yang hendak melaksanakan pernikahan secara intensif dan rutin dilakukan kursus kilat calon pengantin yang merupakan kegiatan memberikan penyuluhan tentang pengenalan, pembinaan, bimbingan, konseling dan penasehatan perkawinan dan keluarga sakinah pra-pernikahan pada semua catin yang melakukan pendaftaran nikah.
Untuk hal tersebut maka KUA Kecamatan Kragan mengambil langkah dan upaya untuk membantu keluarga yang mempunyai masalah seperti itu dengan langkah-langkah:
1. Menyelenggarakan penasehatan pra nikah ketika para catin mendaftarkan diri di KUA Kecamatan Kragan. Hal ini dimaksudkan agar para catin mempunyai bekal yang cukup dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap pernikahan dan selukbeluknya.
2. Memberikan jasa konsultasi dan bimbingan terhadap pasangan suami istri yang mempunyai masalah dalam perkawinan maupun yang membutuhkan konseling perkawinan serta mereka yang akan mengajukan cerai dan berusaha mencegah terjadinya perceraian.
3. Bekerjasama dengan petugas paramedis dan penyuluh PLKB Kecamatan Kragan untuk senantiasa memberikan penyuluhan dan sosialisasi mengenai kesehatan reproduksi remaja. Ini dikhususkan kepada para catin yang akan menikah.
Dibidang keluarga sakinah, KUA Kecamatan Kragan melakukan langkah sebagai berikut:
1. Membentuk SATGAS Keluarga Sakinah Tk. Kecamatan.
2. Mengadakan pendataan Keluarga Sakinah di setiap desa melalui P3N.
3. Menetapkan desa binaan keluarga sakinah yaitu desa Sendangmulyo.

Leave a Comment more...

Kepenghuluan

Posted by kua kragan in Apr 04, 2011, under Pelayanan, Pernikahan dan Keluarga

Perkawinan merupakan bidang terbesar diantara bidang-bidang yang ditangani KUA Kec. Kragan. Bidang ini merupakan wilayah kerja penghulu. Dalam menangani masalah yang berkaitan dengan bidang munakahat harus memenuhi dua unsur hukum sekaligus yaitu hukum Negara (perundang-undangan) dan hukum agama Islam. UU No.1 tahun 1974 tentang perkawinan yang dalam pelaksanaannya diatur dalam PP no 9 tahun 1975, PMA no 02 tahun 1990, KMA no 477 tahun 2004, KMA No. 11 tahun 2006, Kompilasi hukum Islam sebagai aturan pendamping telah menentukan azas pernikahan sebagai berikut:
1. Tujuan perkawinan adalah membentuk keluarga yang kekal dan bahagia
2. Sahnya perkawinan bilamana dilaksanakan sesuai dengan agama masing-masing dan aturan perundang-undangan yang berlaku
3. Perkawinan harus dicatat oleh lembaga yang berwenang
4. Perkawinan di Indonesia menganut azas monogamy
5. Azas mempersulit perceraian
6. Suami dan istri mempunyai kedudukan yang seimbang
Mengacu pada pada ke-enam prinsip dasar tersebut maka KUA Kecamatan Kragan mengambil langkah sebagai berikut:
1. Agar pasangan suami istri dapat bahagia dan kekal ketika akan menikah diberikan bekal pembinaan mental catin dengan tujuan agar para catin siap menghadapi berbagai hal yang akan terjadi dalam sebuah perkawinan/rumah tangga, baik hal yang menyenangkan yang patut disyukuri maupun hal yang tidak menyenangkan yang menuntut kesabaran sehingga suami istri bisa qonaah menjaga kelangsungan dan keutuhan rumah tangga dan perkawinan mereka.
2. Tidak melaksanakan pengawasan dan pencatatan perkawinan bagi pasangan yang beda agama bahkan untuk salah satu pasangan yang baru masuk Islam ketika merencanakan pernikahan, sebelum pernikahan terjadi selalu dihimbau agar banyak belajar agama Islam muali dari aqidah, muamalah, ibadah dan lain sebagainya. Hal itu dimaksudkan agar muallaf tersebut tidak menjadikan pernikahan dan agama sebagai kedok untuk niat yang tidak baik (hanya untuk bisa menikah dengan orang yang disukai) lalu kembali ke agama yang lama. Juga diberikan pengertian bahwa bila salah satu dari pasangan suami istri tersebut yang murtad maka dengan sendirinya pernikahan akan fasiq.
3. KUA Kragan menolak untuk menikahkan sirri (tidak dicatat/hanya menggunakan hukum agama dan mengesampingkan aturan undang-undang) dan selalu menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari nikah sirri dengan berbagai kekurangan, kelemahan dan kibat negatif yang timbul daripadanya. Sosialisasi tentang pentingnya legalitas dalam sebuah perkawinan yang dibuktikan dengan adanya buku kutipan nikah model NA yang digunakan sebagai bukti akta otentik yang mempunyai kekuatan hukum yang kuat sebagai pembuktian atas terjadinya peristiwa pernikahan yang sesuai dengan hukum agama dan hukum Negara. Karena ini terkait erat dengan pernasaban, kewalian anak, waris dan lain sebagainya.
4. KUA Kragan menolak poligami hanya dengan berbekal istri tua pada selembar kertas bermaterai 6000 atau kertas segel tanpa ada ijin dari Pengadilan Agama.
5. Dalam kaitannya dengan bimbingan dan penasehatan perkawinan KUA Kragan senantiasa berusaha untuk memberikan pengertian kepada pasangan suami istri yang sedang mengalami konflik rumah tangga. Dalam hal ini KUA melalui BP4 bertindak sebagai konselor perkawinan dengan memberikan pertimbangan, nasehat dan saran kepada pasangan yang membutuhkan layanan konseling perkawinan mereka.
6. Ketika pasangan memasuki fase pra menikah maupun fase pasca pernikahan, KUA Kecamatan Kragan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pengertian, pemahaman dan wawasan yang luas tentang pernikahan dan bunga rampainya dengan mengutamakan nasehat tentang pemenuhan kewajiban masing-masing pihak dan keseimbangan kedudukan masing-masing pihak dalam rumahtangga. Tidak hanya itu, setiap penasehatan suscatin pranikah, catin selalu diberikan buletin klinik sakinah secara gratis.
Hal tersebut diatas merupakan tugas kepenghuluan yang ada di KUA Kecamatan Kragan yang telah berjalan dengan baik. Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada dan kinerja dari pada Pembantu PPN dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, maka diadakan pertemuan untuk mengkoordinasikan dan melakukan pembinaan kepada semua Pembantu PPN se-Kecamatan Kragan yang diadakan tiga bulan sekali. Dalam kesempatan tersebut juga sekaligus menerima informasi penting yang berkaitan dengan masalah pernikahan dan lain sebagainya.
Dalam hal administrasi yang berkaitan dengan pelayan prima kepada masyarakat maka Penyerahan Buku Kutipan Akta Nikah (Model NA) kepada pengantin diberikan langsung setelah akad nikah selesai dilaksanakan. Begitu pula dalam hal pencatatan peristiwa nikah dalam Buku Akta Nikah (Model N) dilakukan segera setelah akad nikah selesai dilaksanakan. Dalam hal waktu pelayanan nikah kepada masyarakat, KUA Kecamatan Kragan berusaha untuk melayani pelaksanaan nikah diluar kantor secara tepat waktu sesuai dengan keinginan atau kehendak masyarakat.
Arsipasi Model N.1, N.2,N.3, N.4, N.B serta persyaratan lain sebagai bukti penunjang dilakukan secara teratur dan dinamis, antara lain foto copy akta kelahiran, bukti duda/janda dan sebagainya, begitu pula ekspedisi pengambilan buku Model NA juga ditata dengan baik. Kasi Urais selaku pejabat yang berwenang membina kegiatan kepenghuluan di KUA dan sesuai dengan pasal 1 PMA No. 2 tahun 1990 yang menyatakan bahwa setiap minimal 3 (tiga) bulan sekali melakukan pemeriksaan administrasi NTCR di KUA serta melakukan pengawasan atas pelaksanaan tugas kepenghuluan.

Leave a Comment more...

PROSEDUR LAYANAN MASYARAKAT

Posted by kua kragan in Apr 02, 2011, under Pelayanan, Pernikahan dan Keluarga

PROSEDUR LAYANAN MASYARAKAT

I. PENDAFTARAN PERNIKAHAN

A. Catin laki-laki
1. Surat Keterangan Untuk Menikah (Model N1)
2. Surat Keterangan Asal-Usul (Model N2)
3. Surat Persetujuan Calon Mempelai (Model N3)
4. Surat Keterangan Orang Tua (Model N4)
5. Surat Keterangan persetujuan orang tua (Model N5)
bagi Catin yang berusia kurang dari usia 21 tahun pada tanggal pernikahan
6. Surat Keterangan Kematian Istri (Model N6) bagi Duda Mati
7. Disertai pula lampiran-lampiran berkas pendukung:
a. Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
b. Foto Copy Akta Kelahiran
c. Foto Copy Kartu Keluarga
d. Akta Kematian/Surat Keterangan Kematian bagi duda mati
e. Akta Cerai Asli berikut salinan putusan/penetapan bagi duda cerai
f. Surat Ijin Kawin dari Komandan/Atasan bagi Catin Anggota TNI/POLRI
g. Dispensasi dari Pengadilan Agama bagi Catin yang belum berusia 19 tahun.
h. Pas Photo Ukuran 2×3 Background Biru sebanyak 4 Lembar
i. Rekomendasi nikah dari KUA kecamatan setempat bila catin berasal dari lain daerah.

B. Catin perempuan
1. Surat Keterangan Untuk Menikah (Model N1)
2. Surat Keterangan Asal-Usul (Model N2)
3. Surat Persetujuan Calon Mempelai (Model N3)
4. Surat Keterangan Orang Tua (Model N4)
5. Surat Keterangan persetujuan orang tua (Model N5) bagi Catin yang berusia kurang dari usia 21 tahun pada tanggal pernikahan
6. Surat Keterangan Kematian Istri (Model N6) bagi Janda Mati
7. Surat Keterangan Wali
8. Disertai pula lampiran-lampiran berkas pendukung:
a. Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
b. Foto Copy Akta Kelahiran
c. Foto Copy Kartu Keluarga
d. Akta Kematian/Surat Keterangan Kematian bagi duda mati
e. Akta Cerai Asli berikut salinan putusan/penetapan bagi duda cerai
f. Surat Ijin Kawin dari Komandan/Atasan bagi Catin Anggota TNI/POLRI
g. Dispensasi dari Pengadilan Agama bagi Catin yang belum berusia 19 tahun.
h. Pas Photo Ukuran 2×3 Background Biru sebanyak 4 Lembar
i. Rekomendasi nikah dari KUA kecamatan setempat bila catin berasal dari lain daerah.
Keterangan:
1. Seluruh Surat Model N ditandatangani dan Distempel Kepala Desa
2. Bagi Pihak Yang mendaftar ditambah model N7

II. REKOMENDASI NIKAH

A. Catin laki-laki
1. Surat Keterangan Untuk Menikah (Model N1)
2. Surat Keterangan Asal-Usul (Model N2)
3. Surat Persetujuan Calon Mempelai (Model N3)
4. Surat Keterangan Orang Tua (Model N4)
5. Surat Keterangan persetujuan orang tua (Model N5) bagi Catin yang berusia kurang dari usia 21 tahun pada tanggal pernikahan
6. Surat Keterangan Kematian Istri (Model N6) bagi Duda Mati
7. Surat Pengantar dari Kepala Desa setempat
Disertai pula lampiran-lampiran berkas pendukung:
a. Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
b. Foto Copy Akta Kelahiran
c. Foto Copy Kartu Keluarga
d. Akta Kematian/Surat Keterangan Kematian bagi duda mati
e. Akta Cerai Asli berikut salinan putusan/penetapan bagi duda cerai
f. Surat Ijin Kawin dari Komandan/Atasan bagi Catin Anggota TNI/POLRI
g. Dispensasi dari Pengadilan Agama bagi Catin yang belum berusia 19 tahun.
h. Pas Photo Ukuran 2×3 Background Biru sebanyak 4 Lembar
i. Surat pernyataan jejaka dan belum pernah menikah bermaterai Rp. 6.000,-

B. Catin perempuan
1. Surat Keterangan Untuk Menikah (Model N1)
2. Surat Keterangan Asal-Usul (Model N2)
3. Surat Persetujuan Calon Mempelai (Model N3)
4. Surat Keterangan Orang Tua (Model N4)
5. Surat Keterangan persetujuan orang tua (Model N5) bagi Catin yang berusia kurang dari usia 21 tahun pada tanggal pernikahan
6. Surat Keterangan Kematian Istri (Model N6) bagi Janda Mati
7. Surat Keterangan Wali
8. Surat Pengantar dari Kepala Desa setempat
Disertai pula lampiran-lampiran berkas pendukung:
a. Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
b. Foto Copy Akta Kelahiran
c. Foto Copy Kartu Keluarga
d. Akta Kematian/Surat Keterangan Kematian bagi duda mati
e. Akta Cerai Asli berikut salinan putusan/penetapan bagi duda cerai
f. Surat Ijin Kawin dari Komandan/Atasan bagi Catin Anggota TNI/POLRI
g. Dispensasi dari Pengadilan Agama bagi Catin yang belum berusia 19 tahun.
h. Pas Photo Ukuran 2×3 Background Biru sebanyak 4 Lembar
i. Rekomendasi nikah dari KUA kecamatan setempat bila catin berasal dari lain daerah.
Keterangan:
1. Seluruh Surat Model N ditandatangani dan Distempel Kepala Desa
2. Bagi rekomendasi perempuan, Calon Catin dan Wali Nikah harus dating sendiri untuk pemeriksaan berkas.

III. PENDAFTARAN RUJUK

1. Telah Ada Penetapan/Putusan Pengadilan Agama yang mempunyai kekuatan hukum tetap (in kracht)
2. Istri Masih dalam masa Iddah
3. Bekas suami istri yang sepakat rujuk dating mendaftar ke KUA kec. Kragan dengan membawa akta cerai dan dua orang saksi
4. KUA Kec. Kragan mengeluarkan surat keterangan rujuk (akta rujuk) kepada suami-istri yang rujuk
5. Dengan membawa akta rujuk tersebut, suami-istri ke pengadilan agama untuk mengambil kembali buku nikah.

IV. DISPENSASI PENGADILAN AGAMA
IJIN KAWIN BAGI CATIN DI BAWAH UMUR
(Catin Laki-Laki Belum Genap Usia 19 Tahun Dan
Catin Perempuan Belum Genap 16 Tahun Pada Tanggal Pernikahan)

1. Mendaftar Ke KUA Kec. Kragan Dengan membawa blangko dan persyaratan pendaftaran pernikahan Lengkap
2. KUA Kec. Kragan Mengeluarkan Surat Pemberitahuan adanya kekurangan persyaratan pernikahan (model N8) dan Surat Penolakan Pernikahan (Model N9)
3. Mendaftar Permohonan Dispensasi Nikah Ke Pengadilan Agama Dengan membawa surat model N8 dan N9 yang dilampiri Berkas Model N Lengkap (N1,2,3,4,5,7) serta lampiran pendukung yang lain

V. DUPLIKAT BUKU NIKAH

1. Membawa pengantar dari Kepala Desa setempat
2. Bila Buku Nikah Hilang melampirkan Surat Keterangan kehilangan dari Kepolisian Setempat
3. Jika buku nikah rusak melampirkan buku nikah yang telah rusak tersebut
4. Membawa Pas photo 2×3 sebanyak 3 Lembar

VI. SURAT KETERANGAN JEJAKA/PERAWAN

1. Membawa Pengantar dari Kepala Desa setempat
2. Melampirkan surat pernyataan jejaka/perawan/belum pernah menikah dengan diketahui kepala desa setempat dan dibubuhi materai Rp. 6.000,- Untuk permohonan surat keterangan Jejaka/Perawan/belum pernah menikah

VII. LEGALISASI BUKU NIKAH

1. Buku Nikah telah di foto copy
2. Membawa Buku Nikah Asli

VIII. PERWAKAFAN TANAH
1. Status Tanah Jelas dan Merupakan milik Pribadi sempurna dan tidak dalam sengketa
2. Wakif memilih 5 (lima) orang nadzir (pengelola Wakaf)
3. Wakif (orang yang ber-wakaf) datang ke KUA Kec. Kragan bersama dengan Nadzir (Pengelola Wakaf) dan 2 (dua) orang saksi
4. Wakif, Nadzir (5orang) dan Saksi Membawa Photo Copy KTP Masing-masing
5. Wakif mengisi blangko ikrar wakaf (Model W1)
6. Wakif Mengikrarkan wakafnya kepada nadzir sesuai tujuan wakaf dihadapan dua orang saksi dan PPAIW
7. Kepala KUA Selaku PPAIW Menerbitkan akta ikrar wakaf (Model W2)
8. Kepala KUA Mengesahkan kepengurusan nadzir (Blangko W5)
9. Wakif bersama dengan nadzir Mendaftarkan tanah wakaf ke kantor BPN Kab. Rembang dengan dilampiri Sertifikat asli atau kutipan Buku C Asli.

IX. MEMELUK AGAMA Islam
1. Yang bersangkutan datang ke KUA Kec. Kragan dengan membawa pengantar dari kepala desa setempat.
2. Membawa pas photo ukuran 3×4 sebanyak 2 Lembar
3. Membawa 2 (dua) orang saksi yang beragama islam
4. Mengucapkan 2 Kalimat syahadat dengan dituntun petugas KUA Kec. Kragan atau orang yang dipercaya menuntun.
5. Bila telah bersyahadat dengan dituntun oleh tokoh agama Islam dihadapan 2 (dua) orang saksi di masjid setempat atau dilembaga keagamaan islam tertentu, dibuktikan dengan surat keterangan dari takmir atau pengurus lembaga keagamaan islam tersebut.

X. INFORMASI IBADAH HAJI
KUA Kecamatan Kragan Sebagai ujung tombak Departemen Agama
Juga memberi pelayanan mengenai informasi ibadah haji.
Bagi masyarakat yang ingin mendapat informasi seputar ibadah haji:

• Syarat pendaftaran
• Bimbingan manasik
• Jadwal keberangkatan dan kepulangan
• Hal lain-lain yang berkaitan dengan ibadah haji,

Bisa langsung datang ke KUA atau Melalui surat / tertulis yang dialamatkan ke:
KUA Kecamatan Kragan, Jl Raya Kragan No. 34 Rembang Telp. 0295 5504468 kode pos 59252.
Sebagai informasi selama ini Kragan menjadi salah satu Tempat konsentrasi Pemberangkatan
Dan pemulangan jamaah haji.

XI. SERTIFIKASI ARAH KIBLAT

Di Kecamatan Kragan telah dibentuk
“TIM SERTIFIKASI ARAH KIBLAT”
Dengan tugas melakukan pengecekan / pengukuran arah kiblat
Di tempat-tempat ibadah umat islam, masjid, musholla, makam
Maupun rumah pribadi/kantor instansi/perusahaan.

Syarat-syarat untuk memperoleh pelayanan pengukuran arah kiblat :
1. Ta’mir masjid, musholla, langgar atau untuk rumah pribadi mengajukan surat permohonan kepada Tim Sertifikasi Arah Kiblat dengan diketahui Kepala Desa setempat.
2. Untuk kantor dinas instansi / perusahaan, mengajukan surat permohonan pengukuran dengan ditandatangani pimpinan kantor yang bersangkutan
3. Untuk makam, pihak Kepala Desa dengan persetujuan BPD mengajukan Surat Permohonan kepada Tim Sertifikasi Arah Kiblat.

XII. KONSELING PERKAWINAN DAN KELUARGA

Bagi masyarakat yang mengalami problematika Seputar perkawinan dan rumah tangga
Dan membutuhkan pelayanan konseling,
KUA Kecamatan Kragan memberi pelayanan konseling
Melalui Badan Penasehatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4).

Syarat untuk memperoleh pelayanan konseling :
1. Masyarakat / klien datang langsung ke Kantor KUA / BP4 Kec. Kragan
2. Masyarakat / klien bisa juga menyampaikan problematikanya melalui surat / tertulis, dialamatkan kepada BP4 / KUA Kecamatan Kragan, Jl Raya Kragan No. 34 Rembang kode pos 59252
3. Masyarakat bisa juga memproleh layanan melalui telepon dengan menghubungi nomor (0295) 5506648

XIII. PENGHITUNGAN NILAI ZAKAT

Bagi masyarakat yang ingin mengeluarkan zakat,
Akan tetapi tidak dapat menghitung dan menentukan harta apa saja,
Berapa nilai harta serta besarnya kewajiban
Yang harus dipenuhi maka KUA kecamatan kragan
Memberikan layanan kepada masyarakat
Untuk menentukan dan menghitung jumlah nilai zakat yang harus dibayarkan.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan tersebut bisa menyampaikan keinginannya dengan syaratnya :
1. Datang langsung ke KUA Kecamatan Kragan
2. Bisa juga melalui surat / tertulis. Dialamatkan ke KUA Kecamat Kragan Jl. Raya Kragan No. 34 Rembang kode pos 59252

XIV. PRODUK HALAL
Dalam rangka melindungi konsumen muslim agar memperoleh produk-produk yang halal,
Khususnya produk makanan, minuman maupun kosmetika, KUA kecamatan kragan memberi pelayanan Kepada masyarakat yang mengajukan Permohonan sertifikasi halal.
Permohonan ini kemudian disampaikan Kepada MUI (Majelis Ulama Indonesia)
Sebagai lembaga yang berwenang di bidang tersebut.

Syarat-syarat untuk mendapat pelayanan :
1. Masyarakat mengajukan surat permohonan sertifikasi halal atas produk-produknya dengan diketahui Kepala Desa sembari dilengkapi contoh produk dan komposisi bahan-bahan, ijin usaha, KTP serta piagam penghargaan apabila ada.
2. Bagi masyarakat yang mengajukan permohonan ini juga mesti siap untuk menerima kunjungan tim sertifikasi untuk melakukan pengecekan atas proses produksi yang dilakukan.

XV. PENGADUAN PELAYANAN

Bagi masyarakat yang memiliki saran, Himbauan, masukan dan keluhan
Atas pelayanan yang diberikan Oleh kua kecamatan kragan,
Dapat menyampaikan keluhan, kritikan dan saran tersebut.
.
Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan bisa menyampaikan melalui:
1. Datang langsung ke KUA Kecamatan Kragan
2. Bisa juga melalui surat / tertulis. Dialamatkan ke KUA Kecamat Kragan Jl. Raya Sedan No. 4 Kragan kode pos 59252
3. Masyarakat bisa juga memproleh layanan melalui telepon dengan menghubungi nomor (0356) 412967

KUA Kecamatan Kragan menyambut dengan terbuka setiap masukan yang datang,
bahkan yang pahit sekalipun

2 Comments more...